Kerja sama di sektor energi antara lain UEA berinvestasi sebesar USD270 juta setara Rp3,68 triliun (kurs Rp13.665 per USD) untuk LPG Supply Contract antara Abu Dhabi National Oil Company (ADNOC) dan Pertamina. Mereka juga berinvestasi sebesar USD1,6 miliar untuk Refinery Investment Principle Agreement (RIPA) antara Mubadala Investment Company dan Pertamina.
Baca juga: 100 Hari Selesaikan RUU Omnibus Law
Tak hanya itu, UEA juga berinvestasi sebesar USD10,1 miliar setara Rp138,02 triliun untuk MoU antara ADNOC dan Pertamina tentang pengembangan Project Crude to Petrochemical. Lalu mereka berinvestasi sebesar USD129 juta setara Rp1,76 triliun untuk Penandatanganan Power Purchase Agreement (PPA) untuk Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung Cirata antara PT PJB dengan Masdar
UEA juga kerja sama dalam peningkatan kapasitas tungku peleburan untuk Adendum MoU antara Emirates Global Aluminium (EGA) dan PT Inalum sebesar USD71 juta setara Rp970,26 miliar.
Seperti yang diketahui, Indonesia dan UEA menandatangani 16 kesepakatan. Kesepakatan tersebut terdiri dari lima perjanjian untuk pemerintahan dan sisanya untuk pelaku usaha.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)