JAKARTA - Transaksi perbankan semakin mudah dan canggih. Apalagi dengan adanya electronic banking (e-banking), segala transaksi keuangan bisa dilakukan di mana saja.
Namun, tetap saja dalam penggunaan e-banking harus waspada akan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Maka dari itu perlulah menjaga faktor keamanan dalam bertransaksi lewat e-banking.
Baca juga: Jumlah Rekening di Bawah Rp500 Juta Tumbuh Melambat, Hanya 6,4% di 2019
Nah, untuk menghindari hal tersebut, Jakarta, Sabtu (25/1/2020), mengutip akun twitter OJK, pihaknya memberikan beberapa tips agar aman dalam bertransaksi melalui e-banking. berikut tipsnya:
1. Menggunakan komputer pribadi
Dalam menggunakan e-banking disarankan untuk menggunakan komputer pribadi. Selain itu, juga harus menggunakan jaringan internet terpercaya.
OJK mengimbau agar berhati-hati jika e-banking menggunakan wifi publik. Hal ini untuk membuat transaksi kamu semakin aman.
Baca juga: Gandeng Singtel, Grab Jadi Bank Digital di Singapura
2. Antivirus
Dalam bertransaksi juga harus diperhatikan agar komputer kamu dilengkapi dengan antivirus terkini. Oleh sebab itu, lakukan update secara berkala untuk antivirus komputer kamu.
3. Percayakan pada Call Center Resmi
Jika kamu butuh konfirmasi, selalu menghubungi pihak bank melalui call center resmi jika ada hal mencurigakan.