Ekspor Sawit RI Dipersulit, Menko Airlangga: Tidak Bisa Dibiarkan

Fabbiola Irawan, Jurnalis
Sabtu 08 Februari 2020 03:09 WIB
Industri kelapa sawit (Foto: Okezone.com)
Share :

JAKARTA – Tindakan Uni Eropa dalam memperlakukan keberadaan minyak sawit Indonesia dengan mematok harga tinggi dibandingkan minyak nabati lainnya menuai komentar dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Menurutnya, tindakan Unit Eropa merupakan bentuk hambatan perdagangan baru. “Tentu Uni Eropa ini meningkatkan trade barrier dengan mencoba merumuskan standar yang lebih tinggi lagi. Jadi hal seperti ini tidak bisa terus kita biarkan," ungkapnya di Jakarta, Jumat (7/2/2020).

 

Nantinya Pemerintah Indonesia akan bersikap tegas dan memberi tekanan kepada keberadaan minyak sawit sebagai komoditas utama dan unggulan ekspor.

"Konsumen saat ini memperhatikan itu dan memastikan tidak terkontaminasi oleh bahan apapun dan sehat untuk dikonsumsi,” ungkapnya saat membahas upaya produsen minyak sawit yang harus memperhatikan batasan aman zat-zat negatif.

Baca Selengkapnya: Uni Eropa Persulit Minyak Sawit RI, Menko Airlangga: Tidak Bisa Dibiarkan

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya