JAKARTA - Peserta Ujian SKD CPNS di Titik Lokasi (Tilok) SMKN 1 Praya Tengah Kab Lombok Barat yang sedang sakit dan harus diopname. Berbekal infus yang melekat dan tim medis yang siaga tidak mematahkan semangatnya.
Rena adalah nama peserta yang harus diopname saat hendak mengerjakan ujian SKD, pada Sabtu (8/2/2020). Walaupun dalam kondisi sakit, ia berjuang mengerjakan soal dengan infus yang melekat di pergelangan tangannya.
Baca juga: Banyak yang Gagal SKD CPNS karena Telat, Petugas Ini Peringatkan Peserta dengan Toa
"#SobatBKN Perjuangan Renia yag sedang sakit dan diharuskan opname ini patut diancungi . Berbekal infus Yang melekat dan tim medis yang siaga, ujian SKD (8-02-2020) tilok SMKN 1 Praya Tengah Kab Lom. Barat. Mimin do'akan ya lekas sembuh dan tahun depan bisa jadi ASN kaya mimin," tulis akun resmi BKN di Twitter, Jakarta, Minggu (9/2/2020).
Selain pasien yang diopname, ada tragedi Cinderella di tes SKD CPNS. Pada pelaksanaan SKD pada hari Minggu, (ada salah satu peserta yang meninggalkan sepasang sepatunya di titik lokasi (tilok) ujian. Sepatu tersebut merupakan sepasang sepatu flatshoes berwarna hitam.
Baca juga: 180 Ribu Peserta Gagal SKD CPNS 2019, Mayoritas karena Telat
Sebelumnya, ketika tes akan dimulai juga ada salah satu peserta yang sedang hamil mendadak terjadi kontraksi. "Ibu hamil di sesi 1 Zona 1 Lampung Institut Teknologi Sumatera mengalami kontraksi sebelum sesi mulai," ujar Kepala Sub Bagian Hubungan Media dan Antar Lembaga Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Diah Eka Palupi melalui keterangan tertulis.
Di Kalimantan Selatan, 432 peserta yang mengikuti tes seluruhnya adalah peserta pria dan bernama Muhammad. "Tes SKD kali ini khusus SKD laki-laki loh. Uniknya lagi terdapat 432 orang peserta laki-laki loh. Uniknya lagi terdapat 432 orang peserta yang bernama Muhammad," mengutip, Instagram BKN.
Baca juga: Peserta SKD CPNS di Balikpapan Terjang Genangan Air untuk Sampai Lokasi Ujian
Ada saja cerita unik atau aneh yang terjadi. Salah satunya yaitu peserta CPNS membawa jimat.Hal ini diungkapkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN). Pihaknya menemukan jimat milik salah satu peserta SKD. Bentuk dari jimat tersebut persegi panjang yang dililitkan oleh perban dan disangkutkan ke tali berwarna putih.
(Fakhri Rezy)