Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengatakan pemerintah Indonesia tidak akan melarang impor komoditas pertanian bawang putih di tengah masih merebaknya virus korona. Hal ini dikarenakan China merupakan importir bawang putih terbesar untuk Indonesia.
"Iya. Kalau dari China kita tetap banyak. Kita tidak melarang kalau dari China. Memang dari awal tidak melarang itu, yang dilarang impor sekarang kan hewan hidup," ujar Agus.
Baca juga: Mendag Sebut Impor Bawang Putih Asal China Tetap Jalan Meski Ada Virus Korona
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kemendag Oke Nurwan mengatakan impor komoditas pertanian dari China sampai saat ini belum menemui kendala di tengah vorus korona. Lantaran, komoditas yang dilarang pemerintah adalah impor binatang hidup (live animal).
Larangan itu berdasarkan hasil penelitian ilmiah oleh Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO), bahwa transmisi virus covid-19 melalui binatang hidup. Oleh karenanya, komoditas pertanian tidak masuk dalam kategori pembawa virus (carrier).
"Scientific eveidence (bukti ilmiah) dari WHO yang jadi carrier adalah binatang hidup. Namun tidak termasuk produk ikan, karena bukan carrier. Begitu juga dengan bawang putih, bukan carrier virus,"