JAKARTA – Bank Indonesia menerima laporan temuan uang palsu 200 sampai 300 lembar per lembar. Mayoritas uang palsu didominasi pecahan seratus ribuan dan lima puluh ribuan.
“Laporan temuan dari perbankan, jadi tidak diketahui secara spesifik dari daerah mana, laporan itu meliputi kantor wilayah Solo, Semarang, Purwokerto dan Tegal,” kata Kepala Tim Pengelolaan Uang Rupiah Kantor Wilayah Bank Indonesia Jawa Tengah Bambang Utomo dilansir dari laman KRJogja, Selasa (3/3/2020).
Dikatakan sepanjang tahun 2019 terdapat laporan uang palsu sebanyak 18.234 lembar sedangkan sepanjang tahun 2018 sebanyak 21.254 lembar. Dari laporan itu ada penurunan laporan.
Baca Juga: Fakta Uang Palsu di Indonesia, Rp100 Juga Dipalsukan