Ada Virus Korona, Masih Banyak WNI yang Mau Kerja di Korea

, Jurnalis
Selasa 03 Maret 2020 18:38 WIB
Buruh (Foto: Reuters)
Share :

JAKARTA – Minat Warga Negara Indonesia (WNI) untuk bekerja di luar negeri tak surut meskipun wabah virus korona makin meluas. Hal ini tercermin dari banyaknya calon TKI yang mendaftar sebagai tenaga kerja pabrik di Korea Selatan.

Setidaknya ada 24.000 pendaftar Calon TKI ikuti seleksi untuk memenuhi kebutuhan 3.300 tenaga kerja pabrik di Korea Selatan. Dijumpai di Kampus Universitas Negeri Semarang (Unnes) sebagai tempat seleksi, ada 17.000 pendaftar. Sedangkan 7.000 lainnya mendaftar di Bandung.

Baca Juga: Daftar 12 Perusahaan yang Karyawannya Tidak Penah Berfikir Resign

Kepala Badan Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Jawa Tengah Abi Rahman mengungkapkan, minat masyarakat pencari kerja untuk mendaftar dan bekerja di Korea Selatan cukup tinggi. Meski kini ada wabah virus korona, namun tak menghalangi dan menurunkan minat pendaftaran.

“Kami mendata ada 24.000 pendaftar yang mengikuti seleksi. Jumlah yang dibutuhkan padahal 3.300 TKI. Terbesar pendaftar yang mengikuti seleksi dari Jawa Tengah, sekitar 60 persen. Lainnya dari Jawa Timur, Jawa Barat, Yogyakarta, Bali dan Lampung,” tegas Abi Rahman dilansir dari laman KRJogja, Selasa (3/3/2020).

Baca Juga: Ini 7 Profesi Bergaji Tinggi dengan Waktu Kerja di Bawah 40 Jam/Minggu

Minat tinggi tersebut menurut Abi Rahman dipicu karena harapan berpenghasilan tinggi sehingga bisa memperbaiki taraf hidup dan untuk simpanan masa depan. “Untuk gaji di Korea Selatan ini cukup tinggi, bisa saja seorang pekerja mendapatkan penghasilan mencapai Rp30 juta per bulan. Gaji tersebut sudah diterima bersih, makan dan mes sudah ditanggung perusahaan. Maka layak peminat untuk bekerja di Korea Selatan ini cukup banyak,” tambah Abi Rahman.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya