JAYAPURA - Stadion Utama Papua Bangkit di Kawasan Olahraga Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, Jayapura, Papua akan diusulkan menjadi salah satu stadion penyelenggaraan event Piala Dunia 2034. Pada 2034, lima negara di ASEAN termasuk Indonesia akan maju dalam bidding Piala Dunia 2034.
Stadion Utama Papua Bangkit merupakan salah satu venue Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua tahun 2020. Pembangunan stadion ini menelan biaya Rp1,3 triliun.
"Ya harapan kita menjadi salah satu venue untuk pertandingan-pertandingan berstandar internasional tentunya," kata Kepala Pusat Pengembangan Sarana Prasarana Pendidikan, Olahraga dan Pasar (PSPPOP) Iwan Suprijanto di Jayapura, Papua, Selasa (3/3/2020).
Baca Juga: Melihat Lebih Dekat Pembangunan Venue PON 2020 Papua
Dengan adanya Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 3 Tahun 2019 tentang Percepatan Pesepakbolaan Nasional, stadion-stadion di Indonesia memiliki representatif untuk event Piala Dunia.
"Indonesia cukup banyak memiliki stadion-stadion yang cukup representatif sehingga setelah Piala Dunia U-20, milestone ke depan kita berikutnya mungkin ikut bidding untuk Piala Dunia 2034," kata Iwan.
Namun, Iwan mengakui permasalahan dari stadion ini adalah jarak, sehingga akan menjadi pertimbangan pemerintah pusat menetapkan Stadion Utama Papua Bangkit menggelar pertandingan Piala Dunia 2034 jika terpilih.
"Hanya mungkin pertimbangan jarak saja yang memang agak sulit. tetapi memang layak dicoba, pertandingan internasional bisa dimainkan di Papua," katanya.
Sementara itu, Ketua MPR Bambang Soesatyo mengapresiasi Stadion Utama Papua Bangkit. Hal ini dikatakan usai peninjauan venue PON XX Papua.
"Stadion ini tidak hanya menjadi Kebanggaan warga Papua saja akan tetapi menjadi kebanggaan seluruh rakyat Indonesia," katanya.