JAKARTA - Kementerian Perhubungan melalui Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Sumatera bagian Barat, Ditjen Perkeretaapian telah menyelesaikan reaktivasi jalur kereta api dari Padang ke Pulau Air dengan panjang jalur lebih kurang 2,7 kmsp.
Pembangunan ini dimulai sejak Juli 2019 dan saat ini telah selesai. Sebelum beroperasi harus dilakukan serangkaian pengujian oleh Balai Pengujian Perkeretaapian. Selain pengujian juga akan dilaksanakan safety assesment oleh Direktorat Keselamatan Perkeretaapian.
"Pengujian dan safety assesement ini sesuai dengan regulasi yang ada dan juga agar saat beroperasi nanti keamanan parasarana dan sarana bisa terjaga," ujar Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Sumatera Bagian Barat, Suranto pada keterangan tertulisnya, Minggu (8/3/2020)
Lebih lanjut dijelaskankan bahwa lingkup kegiatan reaktivasi ini antara lain penggantian rel 33 dengan rel 54 dan sterilisasi jalur KA di Km 0+000 s/d 2+950 km termasuk spoor 1 di emplasement Stasiun Padang, pembangunan Stasiun Tarandam dan fasilitas pendukungnya, peningkatan jembatan BH 36 Km 1+793 bentang 15 M antara Stasiun Padang-Stasiun Pulo Air dan pembangunan/pemugaran Stasiun Pulo Air yang merupakan Cagar Budaya.