JAKARTA - Kementerian Keuangan mencatat pembiayaan utang hingga Februari 2020 sebesar Rp115,5 triliun atau sebesar 32,8% dari target APBN yang sebesar Rp351,8 triliun. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, realisasi pembiayaan Utang yang mencapai Rp115,56 triliun terdiri dari realisasi Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp113,85 triliun atau 29,2% target APBN dan realisasi pinjaman sebesar Rp1,71 tirliun atau negatif 4,6% target APBN.
Baca Juga: Utang Pemerintah Tembus Rp4.817 Triliun di Awal Tahun
Secara lebih rinci, realisasi pinjaman berasal dari penarikan pinjaman luar negeri sebesar Rp7,54 triliun dan pembayaran cicilan pokok pinjaman luar negeri yang mencapai angka Rp5,83 triliun, sedangkan komponen pinjaman dalam negeri belum ada realisasi.
"Kita telah merealisasi pembiayaan Rp115,5 triliun atau 32,8% dari alokasi APBN," kata Sri Mulyani dalam paparan APBN Kita, Rabu (18/3/2020).