JAKARTA - Penjualan pedagang di Pasar Tanah Abang turun hingga lebih 50% karena penutupan Pasar Tanah Abang imbas penyebaran virus corona atau coronavirus (Covid-19) di Indonesia.
Apalagi data per Minggu 5 April 2020, pasien positif corona mencapai 2.273 orang, dengan 164 orang yang sembuh dan 198 orang meninggal dunia.
Dari total pasien positif corona terbanyak di DKI Jakarta mencapai 1.124 orang. Hal ini tentu membuat pengelola Pasar Tanah Abang memperpanjang penutupan Pasar Tanah Abang yang sedianya dibuka pada 6 April 2020, harus menutup Pasar Tanah Abang sampai waktu yang tidak ditentukan.
Baca Juga: Masih Darurat Bencana Covid-19, Pasar Tanah Abang Tetap Tutup Besok
"Penurunannya memang sudah dikurang lebih 50% ketika kami melakukan penutupan," kata Direktur Utama Perumda Pasar Jaya Arief Nasrudin kepada Okezone, Jakarta, Senin (6/4/2020).
Sebelumnya, Perumda Pasar Jaya akan menunda pembukaan pasar di kawasan Tanah Abang yang sudah dimulai penutupan sementara sejak 27 Maret lalu. Seyogianya bisnis pasar tersebut akan dibuka pada Senin hari ini. Akan tetapi karena masa tanggap Covid-19 masih berlangsung hingga 19 April mendatang maka pembukannya ditunda sementara.