JAKARTA - Kementerian Keuangan memperkirakan pertumbuhan ekonomi di kuartal I-2020 hanya sekitar 4,5% hingga 4,6%. Angka ini lebih rendah dibandingkan proyeksi awal pertumbuhan ekonomi yang berada dikisaran 5%.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, angka pertumbuhan ekonomi di triwulan pertama ini disumbang oleh perbaikan ekonomi dari tahun sebelumnya. Hal ini terlihat dari positifnya pertumbuhan ekonomi pada periode Januari hingga awal pekan Maret.
Baca juga:
"Jadi Januari hingga Maret ada momentum pemulihan dari 2019 yang cukup lemah di kuartal I itu kita proyeksi 4,5% dan 4,6% masih tinggi meskipun turun di bawah 5%," ujarnya dalam teleconfrence, Jumat (17/4/2020).
Menurut Sri Mulyani, penurunan ekonomi ini disebabkan oleh pelemahan pada ekspor investasi dan konsumsi. Ditambah lagi, mulai pertengahan maret, pandemi corona mulai menekan ekonomi Indonesia.