Harga Minyak Mixed Akibat Ekonomi China Melemah

Taufik Fajar, Jurnalis
Sabtu 18 April 2020 07:52 WIB
Kilang Minyak. (Foto: Okezone.com/Istimewa)
Share :

NEW YORK - Harga minyak bergerak bervariasi pada Jumat waktu setempat. Hal itu karena ekonomi China yang lemah dan cepatnya penyimpanan minyak mentah AS terisi.

Dengan kedua hal tersebut, mengimbangi kenaikan harga minyak yang sebelumnya menguat karena Presiden AS Donald Trump berencana untuk memulai kembali ekonomi.

Brent futures naik 26 sen atau 0,9% menjadi USD28,08 per barel. Sementara kontrak minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk Juni turun 50 sen atau 2%, pada USD25,03.

Baca Juga: Harga Minyak Brent Naik 0,5%, WTI Tetap di Level USD19,8/ Barel

Minyak mentah berjangka AS mencapai level terendah dalam 18 tahun terakhir. Ini memperpanjang kerugian dibandingkan dengan patokan global Brent. Namun, kontrak berjangka kemudian-tanggal juga turun karena penyimpanan AS cepat terisi.

Ekonomi China menyusut 6,8% year to year dalam tiga bulan hingga 31 Maret atau penurunan pertama sejak catatan triwulanan dimulai pada 1992. Output penyulingan harian negara itu turun ke level terendah 15 bulan, meskipun ada beberapa tanda pemulihan negara mulai meringankan tindakan penahanan virus corona.

Harga menemukan beberapa dukungan karena AS berencana untuk memudahkan langkah-langkah penguncian setelah Trump menetapkan pedoman baru bagi negara-negara untuk keluar dari penutupan coronavirus dalam pendekatan tiga tahap, tetapi dorongan awal untuk harga Brent sebagian besar berumur pendek.

(Feby Novalius)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya