Stimulus dibagi menjadi jaring pengaman kesehatan sebesar Rp75 triliun. Jaring pengaman sosial dalam bentuk bantuan langsung tunai (BLT) dan pelatihan keterampilan kerja sebesar Rp110 triliun. Jaring pengaman sektor riil Rp70,1 triliun, dan jaring pengaman sektor keuangan Rp 150 triliun.
"Stimulus yang disiapkan oleh pemerintah harus dibarengi dengan optimisme, harapan untuk terus hidup dan bertumbuh. Krisis ini pasti akan selesai. Kondisi dunia akan pulih, syaratnya kita harus memiliki daya adaptasi yang bagus," terangnya.
Maka itu tutur dia, pihaknya mengajak semua pihak mendorong pemerintah supaya lebih optimis. Pemimpin-pemimpin politik harus bersatu mendukung pemerintah melakukan kebijakan yang tegas dalam menghadapi pandemi akan menjadi sangat penting.
"Saatnya kita beri ruang pembuat kebijakan untuk melakukan tugasnya dengan baik," pungkas dia.
(Feby Novalius)