JAKARTA - Pemerintah optimistis program Kartu Pra-Kerja memberikan sisi positif lain, yakni meningkatkan inklusi keuangan. Mengingat seluruh metode pembayaran yang digunakan tidak lagi cashless, bahkan sudah digital.
Asisten Deputi Pasar Modal dan Lembaga Keuangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Gede Edy Prasetya mengatakan, pembayaran yang digunakan pada program Kartu Pra-Kerja menggunakan sistem transfer dari bank maupun platform pembayaran digital lainya. Saat ini, ada empat mitra pembayaran digital dalam program Kartu Prakerja yakni Bank BNI, OVO, LinkAja, dan GoPay.
"Terkait mitra pembayaran ini membantu disamping melayani Kartu Pra-Kerja juga meningkatkan inklusi keuangan, dari mitra ini inklusi keuangan bisa naik," ujarnya dalam teleconfrence, Selasa (28/4/2020).
Baca Juga: Penting, Rahasiakan Nomor Akun Kartu Pra-Kerja dan Kode OTP
Gede menambahkan, meskipun lebih praktis, namun platform penyedia jasa pembayaran juga harus memberikan pelayanan yang maksimal. Khususnya sisi keamanan, para mitra penyedia jasa ini harus terus ditingkatkan sehingga bisa mendukung lancarnya program Kartu Pra-Kerja.
"Ada registrasi dan sebagainya sehingga berharap dari pembayaran digital bisa sekuritisasinya dan kemudahan bisa mendukung suksesnya Kartu Pra-Kerja ini yang diharapkan," jelasnya.
Penggunaan pembayaran secara digital juga bisa menghindari masyarakat dari penularan virus corona. Sebab para peserta tidak perlu bertatap muka langsung untuk melakukan pembayaran pendaftaran guna mengikuti pelatihan kartu pra kerja
"Di samping aman transaksi juga kesehatan. Mereka tidak menyentuh uang kertas untuk sementara masa pandemi lakukan digital payment untuk mengamankan kesehatan sendiri-sendiri," ucapnya