JAKARTA - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menegaskan tidak ada perbedaan data ketersediaan pangan antara Kementerian Pertanian dengan data yang dimiliki Presiden Joko Widodo. Hal tersebut disampaikan saat rapat virtual dengan Komisi IV DPR RI.
"Yang pasti data itu sudah divalidasi. Data yang Bapak Presiden pegang dan Mentan punya itu sama. Data itu berasal dari BPS," katanya, dalam keterangannya, Senin (4/5/2020)
Pada kesempatan itu Mentan menegaskan bahwa beberapa provinsi yang mengalami defisit pangan yang disampaikan Presiden sewaktu Rapat Kabinet justru dilaporkan oleh Kementan.
Baca Juga: Jurus Mendag untuk Jaga Ketersediaan Bahan Pokok di tengah Covid-19
"Pesan dan semangat yang ditangkap dari apa yang disampaikan Bapak Presiden terkait propinsi yang mengalami defisit pangan adalah semacam warning bagi semua pihak yang terlibat dalam distribusi dan transportasi," ujarnya.
Presiden Jokowi, menurutnya menginstruksikan semua pihak untuk membantu agar tidak ada sumbatan distribusi dari penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar.
(Feby Novalius)