Baca juga: Daftar Subsidi Bunga Kredit UMKM, dari KUR hingga Pinjaman Rp10 Miliar
"Saat ini sudah cukup bagus, permintaan terhadap APD lewat yang sudah kami kurasi itu total Rp 127 miliar lebih. Sebenarnya masih banyak permintaan tapi kapasitas produksi kita masih digenjot. Jadi ini peluang yang cukup besar dan mungkin UMKM lebih fokus prioritas masker non medis yang saya kira penggunaannya sangat diperlukan," sebutnya.
Masih kata Teten, kebanyakan UMKM yang beralih membuat masker dan APD di saat pandemi corona termasuk pelaku usaha konveksi tas dan bendera yang selama ini tidak bisa menjual produk Mereka.
"Bagaimana mereka mendapatkan bahan baku. Lalu, menghubungkan UMKM dengan pembeli. Kami bekerja sama dengan pihak lain untuk kurasi, dan kontrol kualitas terhadap produk APD. Pembiayaan kita tidak sulit sekarang apalagi sudah ada kebijakan di pemerintah untuk mendapatkan modal kerja baru sekarang ini berguna. Kami pasti akan bantu bagi UMKM masih ada peluang bisa bertahan," ungkapnya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)