Seputar Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan, Seharusnya Jadi Rp286.000

Taufik Fajar, Jurnalis
Senin 18 Mei 2020 08:15 WIB
Iuran BPJS Kesehatan Naik (Foto: Okezone.com)
Share :

JAKARTA - Iuran BPJS Kesehatan akan mulai naik pada 1 Juli 2020 untuk kelas I dan kelas II. Sementara untuk kelas III naiknya secara bertahap dan pemerintah masih memberikan subsidi.

Per 1 Juli iuran BPJS Kesehatan naik menjadi Rp150.000 untuk kelas I, Rp100.000 untuk kelas II dan Rp42.000 untuk kelas III.

Namun nyatanya besaran kenaikan ini disebut belum sesuai. Kemenkeu menyebut iuran BPJS Kesehatan kelas I seharusnya naik menjadi Rp286.000.

Baca Juga: 8 Fakta Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan, Beban Baru di Tengah Covid-19

Berikut fakta-fakta kenaikan iuran BPJS Kesehatan seperti dirangkum Okezone, Jakarta, Senin (18/5/2020):

1. Hitung-hitungan Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan versi Kemenkeu

Staf Ahli Menkeu Bidang Pengeluaran Negara Kemenkeu Kunta Wibawa Dasa menjelaskan, besaran iuran BPJS Kesehatan menurut aktuaria lebih tinggi dari kenaikan yang ditetapkan pemerintah.

Per 1 Juli 2020, iuran JKN-KIS bagi peserta PBPU dan BP disesuaikan menjadi Rp150.000 untuk kelas I, Rp100.000 untuk kelas II, dan Rp42.000 untuk kelas III.

"Sesuai perhitungan aktuaria, besaran iuran untuk Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) kelas 1 sampai Rp286.000, kelas 2 Rp184.617, kelas 3 Rp137.221," jelas Kunta.

"Tapi kita tidak menetapkan besaran iuran seperti itu, kita sesuaikan kemampuan bayar," sebut dia.

Baca Juga: BPJS Kesehatan Ungkap Sederet Kemudahan Pembayaran Iuran dan Tunggakan

2. Iuran Naik, BPJS Kesehatan Bisa Surplus

Staf Ahli Menteri Keuangan bidang Pengeluaran Negara Kunta Wibawa Dasa Nugraha menyebut kenaikan iuran justru membuat keuangan BPJS Kesehatan menjadi surplus sekira Rp 1,76 triliun.

"Kami berharap BPJS Kesehatan 2020 bisa surplus, net-nya Rp1,76 triliun karena ada carry over Rp15,5 triliun," ujar dia.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya