JAKARTA - Negara-negara di Eropa mengaku tak punya pilihan selain melonggarkan lockdown atau PSBB. Sebab jika lockdown diteruskan maka akan berdampak pada kerusakan yang lebih parah bagi perekonomian mereka.
Namun selagi negara-negara itu berusaha melakukan pembukaan kegiatan ekonomi dengan cerdas secara bertahap di era new normal, dengan harapan membatasi risiko penularan, belum jelas apakah hal itu akan memberikan dorongan ekonomi sebesar yang diharapkan.
Para analis dan pengusaha merasa khawatir pandemi Covid-19 akan berlanjut dan menghambat pemulihan ekonomi di Eropa.
Direktur Keuangan Associated British Foods, John Bason mengatakan, ia tidak berharap jalan-jalan utama yang sepi langsung akan menjadi ramai.
Baca juga: Suhu Tubuh di Atas 37,5 Derajat Celcius Dilarang Masuk Mal
Seperti dilansir dari VOA, Jumat (29/5/2020), Komisi Eropa beberapa hari lalu mengumumkan paket stimulus terkait virus corona untuk menopang zona euro. Paket tersebut dibuat berdasarkan proposal Perancis-Jerman minggu lalu untuk meningkatkan utang bersama Eropa demi untuk menanggung utang negara-negara miskin di Eropa selatan. Sebuah langkah Jerman yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Baca juga: Persiapan Pembukaan Restoran di Mal, Ternyata Sudah Diantisipasi Sejak Awal PSBB
Jerman sejak lama menentang gagasan supaya negara-negara Eropa bersama-sama menanggung utang seluruh Eropa.
(Dyah Ratna Meta Novia)