Petani di Asia Rambah Pasar Digital untuk Jual Hasil Panen

, Jurnalis
Sabtu 06 Juni 2020 17:07 WIB
Petani (Okezone)
Share :

JAKARTA - Wabah virus corona membuat sekira 2.500 petani dari 89 desa di Indonesia yang tergabung di Koperasi Rumah Sayur, kesulitan menjual hasil panen. Hal ini karena dampak virus Corona atau Covid-19.

Sebelum pandemi datang, mereka menjual hasil panen langsung ke supermarket, hotel, restoran dan kafe di kawasan Jabotabek. Namun dalam masa pandemi, penjualan menurun lebih dari 60%, maka mereka mulai berdagang daring.

 Baca juga: Petani Mawar Alami Kerugian selama Pandemi Covid-19

Mengutip BBC Indonesia, Jakarta, Sabtu (6/6/2020), seorang petani, Pak Opik, yang berjualan sayur seperti kubis ungu dan ketimun jepang di pasar di Jakarta dan Bandung. “Situasi pandemi ini sangat menyulitkan bagi petani, karena kami terbiasa berjualan secara tradisional di pasar-pasar" kata Pak Opik.

Namun melalui kemitraan dengan perdagangan daring, panen masih bisa menjangkau konsumen secara nasional, khususnya selagi orang-orang tidak bisa pergi ke pasar seperti biasa.

Di Thailand, e-commerce asal Singapura, Lazada, bekerja sama dengan pemerintah setempat membantu petani yang biasanya menjual buah mereka secara lokal.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya