Kunci Penguatan Rupiah: Rendahnya inflasi hingga Defisit Transaksi Berjalan

Giri Hartomo, Jurnalis
Minggu 14 Juni 2020 13:19 WIB
Uang Rupiah. Foto: Ilustrasi Shutterstock
Share :

"Nilai tukar rupiah menguat signifikan sejak Mei 2020. Menguatnya nilai tukar rupiah lebih karena faktor fundamental, seperti rendahnya inflasi dan defisit transaksi berjalan yang relatif aman," jelasnya.

Pria yang menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia itu pun menyebut valuta rupiah adalah wajah perekonomian Indonesia di pasar uang. Ketika rupiah menguat signifikan, itu mencerminkan persepsi positif terhadap perekonomian Indonesia di tengah pandemi Covid-19.

Persepsi positif itu pun terbukti ketika para pelaku pasar mencatat aksi para investor memindahkan asetnya dari pasar India ke Indonesia. Pemindahan aset yang menyebabkan terjadinya lonjakan permintaan rupiah ini juga didorong oleh pemahaman para investor tentang tekad Indonesia menerapkan pola hidup baru.

"Kalau pola hidup baru mencapai target dan berkelanjutan, mesin perekonomian Indonesia bisa saja akan kembali bergerak lebih awal dibanding banyak negara lain," jelas Bamsoet.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya