JAKARTA – Sebanyak 2.100 karyawan jaringan Hilton Hotel terpaksa dipecat karena keuangan perusahaan terus mengalami tekanan akibat pandemi virus corona atau Covid-19 yang melanda seluruh negara. Sementara, karyawan lainnya diminta untuk menambah cuti tanpa bayaran selama 90 hari ke depan.
CEO Hilton Hotel, Christopher Nassetta mengatakan pihaknya telah mengumumkan cuti awal, serta pemotongan gaji sementara untuk eksekutif sejak akhir Maret 2020 lalu.
Baca juga: Pilot Kontrak Kena PHK, Bos Garuda: Gaji Tetap Dibayar
"Tidak pernah dalam sejarah 101 tahun Hilton membuat industri kita menghadapi krisis global yang membuat perjalanan macet," kata Christopher yang dikutip dari CNN, Rabu (17/6/2020).
Ia menyebut, Covid-19 menghancurkan industri pariwisata global, mengakibatkan penutupan hotel sementara, dan pengurangan penerbangan. Jaringan hotel besar seperti rivalnya, yaitu Marriott dan Hyatt turut terdampak dari pandemi tersebut.