"Pemerintah menyadari salah satu tantangan terberat dalam melakukan perkiraan target perpajakan tahun 2021 adalah adanya ketidakpastian dan dinamika perekonomian tahun 2020 yang menjadi dasar baseline perhitungan perpajakan," ujarnya dalam rapat paripurna, Kamis (18/6/2020).
Oleh karena itu lanjut Sri Mulyani, dalam menyusun target perpajakan, pemerintah akan melakukannya dengan hati-hati. Karena pemerintah harus mempertimbangkan berbagai faktor.
Baca juga: Bos BI Sebut Transaksi Digital Meningkat Selama PSBB
Misalnya adalah di antaranya perkiraan penerimaan perpajakan tahun ini yang sangat dipengaruhi secara negatif akibat covid-19. Belum lagi berebagai insentif yang diberikan pemerintah kepada dunia usaha.