Untuk itu, Sri Mulyani mengajukan redesain sistem keuangan negara supaya lebih efisien dan tidak terkotak-kotak pada program masing-masing eselon I K/L. Justru satu program yang tujuannya sama sehingga bisa fokus utamanya pada visi dan misi Presiden dan Wakil Presiden.
"Ini butuh sinergi, kalau anggaran dikotak-kotakan, biasa uang jadi kaku, eselon I, II, III. Untuk itu kita perlu juga untuk penganggaran diharapkan masih terintegrasi dan organisasi masih efisiensi," tuturnya.
(Feby Novalius)