JAKARTA - Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2020 diprediksi tumbuh minus 0,3%. Dana Moneter Internasional (IMF) memprediksi hal tersebut karena pandemi virus corona.
Untuk tahun 2021, memperkirakan pertumbuhan ekonomi tersebut meningkat ke 6,1%.
Menurut IMF, pemulihan ekonomi di tengah pandemi virus corona yang masih ada menjadi tidak pasti. Bahkan dalam World Economic Outlook (WEO), IMF kembali merevisi output global 2020 hingga 4,9% atau lebih dalam dibandingkan prediksi April 2020 dengan kontraksi 3,0%.
Bila melihat data terbaru IMF, hanya dua negara yang pertumbuhan ekonominya tidak minus, di antaranya China dan Egypt. China diperkirakan tumbuh 1,0% dan pada 2021 naik ke 8,2%, sedangkan Egypt tumbuh 2,0% tahun ini.
Meskipun sudah banyak kegiatan ekonomi yang kembali dibuka, karakteristik untuk tetap jaga jarak sosial berkonspirasi menekan investasi dan konsumsi.
"Mengingat ketidakpastian yang luar biasa ini, para pembuat kebijakan harus tetap waspada," Kepala Ekonom IMF Gita Gopinath.
Baca selengkapnya: IMF: Ekonomi Indonesia Minus 0,3% di 2020 tapi Tahun Depan Tumbuh 6,1%
(Fakhri Rezy)