Bos KAI Curhat Pendapatan Anjlok Jadi Rp500 Miliar

Giri Hartomo, Jurnalis
Kamis 09 Juli 2020 17:15 WIB
Kereta (Foto: Ilustrasi Okezone)
Share :

Baca Juga: KAI Mau Bangun Kereta Tanpa Rel Buatan China di Bali

Sementara itu, perseroan juga harus tetap mengeluarkan biaya operasional yang mana jumlahnya cukup tinggi. Pada Januari alokasinya Rp1,7 triliun, Februari Rp749 miliar, Maret Rp1,4 triliun, dan April Rp1,2 triliun.

Belum lagi, perseroan juga harus menanggung pembayaran bunga dan beban keuangan yang hingga akhir tahun diproyeksi Rp920 miliar. Lalu, ada pembayaran pajak penghasilan Rp479 miliar hingga akhir tahun.

Sehingga jika diakumulasikan, pendapatan sepanjang tahun 2020 diperkirakan hanya mencapai Rp11,98 triliun. Sedangkan pembayaran kepada pemasok dan karyawan PT KAI kebutuhannya mencapai Rp14,02 triliun sampai akhir tahun.

"Jadi kita sudah bicarakan dengan Kementerian BUMN, Kementerian Keuangan disepakati Rp3,5 triliun. Mekanismenya sedang kami tempuh dalam rangka mengkaji dana talangan Rp3,5 triliun," jelasnya.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya