JAKARTA - Indonesia harus meningkatkan produk ekspor ke Amerika Serikat. Setidaknya ada 5 hal kenapa Indonesia harus memacu produk ekspor ke negeri Paman Sam tersebut.
Baca Juga: Neraca Dagang Indonesia Tekor Lawan China, Defisit hingga USD5,32 Miliar
Pertama, hubungan bilateral antara Indonesia dengan Amerika Serikat (AS) sedang dalam kondisi yang baik. Hal ini menjadi modal penting dalam menjalin kerja sama ekonomi perdagangan.
"Saat ini banyak negara negara yang merupakan sekutu Amerika justru sedang bermasalah. Misalnya saja hubungan AS dengan Uni Eropa, Jepang, Kanada dan lainnya. Hal ini tentu kita harus manfaatkan dengan baik," kata Kuasa Usaha Ad-Interim KBRI Washington DC Iwan Freddy Hari Susanto dalam webinar bertajuk 'Potensi Bisnis Indonesia-AS', Jumat, (17/7/2020)
Faktor kedua, AS merupakan negara dengan perekonomian terbesar di dunia. Pada 2018, AS mencatatkan GDP riil sebesar USD21,4 triliun. Angka itu setara dengan 30%dari total GDP dunia.
"AS merupakan pasar yang besar dengan jumlah 331 juta orang" terangnya
Baca Juga: Budidaya Kakap Putih, Pasar Ekspor ke Eropa hingga Amerika
Ketiga, penduduk AS merupakan masyarakat yang konsumtif. Pada 2018, tingkat konsumsi AS mencapai USD16 triliun. Jumlah itu setara dengan sepertiga konsumsi dunia.
"Kultur penduduk AS suka mengkonsumsi produk makanan," katanya.