Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal II-2020 Bisa Minus 4,8%

Rina Anggraeni, Jurnalis
Senin 20 Juli 2020 13:24 WIB
Ekonomi RI (Foto: Shutterstock)
Share :

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) kembali mengoreksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II 2020. Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti mengatakan, jika sebelumnya di periode tersebut ekonomi diprediksi minus 4%, kini proyeksinya bisa mencapai 4,8%. Hal ini seiring pandemi virus corona (Covid-19) belum berakhir dan akan berlangsung lama.

"Kalau kita lihat bagaimana di Indonesia kita mengalami masa sulit di kuartal II. Karena kalau perkiraan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) itu sekitar minus 4% kalau BI itu rangenya bisa 4%- 4,8%," ujar Destry dalam diskusi virtual di Jakarta, Senin (20/7/2020).

Baca Juga: Negara G20 Keluarkan Senjata Andalan Pulihkan Ekonomi dari Covid-19 

Destry melanjutkan aliran modal asing dalam bentuk investasi portofolio pada triwulan II-2020 mencatat net inflow sebesar USD 10,2 miliar.

Menurutnya, prospek berlanjutnya aliran masuk modal asing ini dipengaruhi besarnya likuiditas global sejalan pelonggaran kebijakan moneter negara maju, serta tingginya daya tarik aset keuangan domestik dan tetap terjaganya keyakinan investor terhadap prospek perekonomian domestik.

Baca Juga: Sri Mulyani Cerita Bagaimana RI Atasi Krisis Ekonomi, Ambil Langkah Luar Biasa 

"Dengan yield imbal hasil yang masih relatif menarik, kemudian juga dengan komitmen yang penuh dari otoritas fiskal dan moneter dalam menjaga prudent dan governance serta tetap mempertahankan mekanisme pasar," katanya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya