Diguncang Corona, Pendapatan DKI Jakarta Merosot Rp31,13 Triliun

Rina Anggraeni, Jurnalis
Senin 27 Juli 2020 12:25 WIB
Pendapatan Jakarta Turun (Foto: Shutterstock)
Share :

JAKARTA - Pandemi virus corona (Covid-19) yang terjadi di Indonesia sejak awal Maret 2020 membuat ekonomi terguncang. Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan guncangan ekonomi pada virus corona (Covid-19) mengalami tekanan.

Baca Juga: Begini Cara Anies Pulihkan Ekonomi Jakarta dari Pinjaman Rp12,5 Triliun

Alhasil, pendapatan Asli Daerah (PAD) DKI Jakarta turun hingga Rp31,13 triliun akibat pandemi virus corona. Tidak hanya DKI Jakarta, Jawa Barat juga mengalami penurunan hingga Rp4,21 triliun.

"Kondisi penurunan PAD sebagai dampak dari yang dialami pemerintah provinsi DKI yang turun Rp31,13 triliun dan Provinsi Jabar Rp4,21 triliun," ujar Menko Airlangga dalam video virtual, Senin (27/7/2020).

Baca Juga: Sri Mulyani Tegas ke Anies-Kang Emil: Tolong Awasi Dana Rp11,5 Triliun di BPD

Airlangga mengatakan, dengan adanya penurunan PAD tersebut maka pemerintah memberikan dukungan melalui PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI).

"Tentunya membutuhkan dukungan pemerintah pusat dan tentunya selanjutnya PT SMI tadi sudah disaksikan bisa berikan bantuan terhadap itu," paparnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya