UMKM Jadi Vendor Proyek BUMN, Dapat Rezeki Nomplok Nih

Suparjo Ramalan, Jurnalis
Selasa 28 Juli 2020 11:14 WIB
UMKM (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Pemerintah terus meningkatkan kapasitas bisnis dari pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di tengah Covid-19. Bahkan, rencananya Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan menjadikan UMKM sebagai vendor atau supplier bagi sejumlah perusahaan pelat merah.

Baca Juga: UMKM Bisa Buat NPWP di 4 Bank BUMN Mulai 17 Agustus 

Rencana ini disampaikan secara langsung oleh Wakil Menteri BUMN II Kartiko Wirjoatmodjo. Dia bilang, program ini dinamai sebagai 'Padi BUMN' dan telah disiapkan Menteri BUMN Erick Thohir dengan alokasi dana sebesar Rp18,52 triliun.

Dia menyebut anggaran Kementerian senilai Rp18,52 triliun merupakan biaya operasional atau operational expenditure (opex) dan belanja modal atau capital expenditure (capex) yang nantinya digunakan sebesar Rp14 miliar untuk kegiatan program Padi BUMN. Adapun program baru ini akan segera di-launching pada Agustus mendatang tahun ini.

Baca Juga: Arahan Erick Thohir: BUMN Belanja di UMKM Rp14 Miliar 

"Dalam konteks meningkatkan kapasitas usaha UMKM, kami di BUMN juga berkomitmen memberikan ruang kepada para pelaku UMKM untuk menjadi vendor atau supplier kepada BUMN. Di mana kita mempunyai program padi UMKM, nilainya sekitar Rp8,52 triliun dari pembelian ke depan baik capex dan opex," ujar Kartiko dalam Webinar bersama Indef, Selasa (28/7/2020).

Kartiko menjelaskan, UMKM yang nantinya bergabung dalam program Padi BUMN sebagai vendor adalah mereka yang sudah terverifikasi dan masuk dalam katalog Kementerian Koperasi dan UKM. Dari situ, pihaknya akan menjadikan referensi sebagai bahan pendataan UMKM.

"UMKM di Indonesia yang sudah terverifikasi dan masuk di katalog Kementerian Koperasi dan UKM menjadi supplier di BUMN dalam berbagai produk yang akan disalurkan, seperti catering, seragam, berbagai produk pendukung seperti manufaktur," ujarnya.

Langkah ini, lanjut dia, diharapkan UMKM akan menjadi katalisator bagi usaha mereka sekaligus dapat menggerakan perekonomian di daerah dan nasional sehingga target pertumbuhan ekonomi positif pada kuartal ketiga dan empat 2020 dapat terealisasikan.

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya