JAKARTA – Indeks dolar AS menguat pada akhir perdagangan kemarin. Dolar menguat karena pelaku pasar mencerna laporan pekerjaan Juli yang baru dirilis.
Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,68% menjadi 93,4360, dilansir dari Xinhua, Sabtu (8/8/2020).
Baca Juga: Dolar Kian Terpuruk Usai Amerika Serikat Alami Resesi
Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi USD1,1781 dari USD1,1873 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi USD1,3051 dari USD1,3149 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi USD0,7149 dari USD0,7234.
Dolar AS dibeli 105,94 yen Jepang, lebih tinggi dari 105,57 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9133 franc Swiss dari 0,9103 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3385 dolar Kanada dari 1,3289 dolar Kanada.
Biro Statistik Tenaga Kerja AS melaporkan, pengusaha AS menambahkan 1,8 juta pekerjaan pada Juli, dan tingkat pengangguran turun menjadi 10,2% di tengah upaya pembukaan kembali. Kedua angka tersebut lebih baik dari ekspektasi pasar. (kmj)
(Rani Hardjanti)