JAKARTA - Cairnya gaji 13 kemarin menjadi kabar gembira bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) di seluruh Indonesia. Pasalnya, gaji-13 sudah sangat ditunggu-tunggu kehadirannya orang para ASN.
Perencana Keuangan Andi Nugroho mengatakan, gaji 13 jangan semuanya dihabiskan untuk kebutuhan sehari-hari atau foya-foya. Bisa sebagian disisihkan untuk sesuatu yang bermanfaat.
Misalnya adalah untuk meringankan beban cicilan kredit perumahan bagi yang sudah mengambil KPR (Kredit Pemilikan Rumah). Adapun anggaran yang disisihkan tidak perlu terlalu besar yakni hanya sebesar 25% saja.
Baca Juga: Soal Pelanggaran Netralitas PNS, Menteri Tjahjo: Kalau Perlu Diberhentikan
Nantinya anggaran ini bisa digunakan untuk meringankan atau mengurangi biaya pokok cicilan. Pembayaran tersebut bisa berguna untuk mengurangi biaya cicilan atau lamanya cicilan.
"Karena misalnya, mereka menerima gaji 13 gede kan ada beberapa institusi keuangan yang bisa menurunkan pokok kredit, kita bisa kurangin," kata Andi saat dihubungi Okezone, Selasa (11/8/2020).
Sebagai salah satu contohnya adalah misalnya cicilan perumahan yang tadinya 20 tahun, dengan pembayaran ini maka biaya cicilan per bulan atau lamanya waktunya cicilan bisa dikurangi. Misalnya yang biasa cicilan Rp2 juta bisa dikurangi menjadi Rp1 juta atau yang tadinya lamanya cicilan 20 tahun bisa dikurangi jadi 10 tahun.