Gaji Rp5 juta Ingin Belanja Barang Diskonan?

Giri Hartomo, Jurnalis
Jum'at 14 Agustus 2020 13:43 WIB
Uang Rupiah. Foto: Ilustrasi Shutterstock
Share :

JAKARTA - Sejumlah pusat perbelanjaan di seluruh Indonesia menggelar pesta diskon besar-besaran hari ini. Banting harga ini dalam rangka Hari Belanja Diskon Indonesia (HBDI) 2020 yang diselenggarakan oleh Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo).

Namun, masyarakat harus berhati-hati dalam membelanjakan uangnya saat event HBDI ini. Karena bisa saja uang yang seharusnya digunakan untuk dana darurat atau tabungan dan investasi justru ludes karena tergoda harga yang murah.

Lantas berapa sih alokasi anggaran yang disiapkan untuk belanja? Perencana Keuangan Andi Nugroho mengatakan, alokasi anggaran yang pas untuk belanja adalah maksimal 30% dari penghasilan.

Baca Juga: Ekonomi RI di Ambang Resesi, Investasi Apa yang Cuan?

Sebagai ilustrasi, jika penghasilan per bulannya adalah Rp5 juta setiap bulan, artinya anggaran untuk belanja adalah Rp1,5 juta. Alokasi ini juga bisa sekalian memasukan anggaran untuk kebutuhan sehari-hari.

"Paling enggak 30% maksimal. Artinya bisa juga memasukan kebutuhan sehari-hari kita untuk belanja diskonan itu tadi. Kan banyak banget," ujarnya saat dihubungi Okezone, Jumat (14/8/2020).

Menurut Andi, salah satu alasan anggaran belanja yang disatukan dengan kebutuhan sehari-hari adalah agar penggunaannya bisa lebih luas dan jumlahnya yang lebih besar. Hal ini juga menjadi kesempatan emas untuk mendapatkan barang-barang yang menjadi kebutuhan dengan harga murah.

Baca Juga: Sebelum Borong Barang Diskon, Waspada Jebakan Harga Murah

Andi juga mengingatkan dalam menyikapi hari belanja diskon ini harus tetap bijak. Artinya, masyarakat harus tetap mengutamakan belanja kebutuhan yang sangat urgen dibandingkan hanya memuaskan keinginan.

"Bahkan barang-barang kaya kecap minyak goreng beras kan ada semua di flash sale itu. Ya sudah enggak apa-apa kebutuhan sehari hari belanjanya lewat situ ada kalau memang harganya signifikan karena kita harus hitung sama ongkirnya segala macam. Selisihnya signifikan kenapa enggak jadinya belanjanya di situ saja," ucapnya.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya