UMKM Diharapkan Jadi Dinamisator Agar Indonesia Bisa Keluar dari Krisis Ekonomi

Karina Asta Widara , Jurnalis
Kamis 27 Agustus 2020 15:13 WIB
Foto : Dok Kemenkop
Share :

Menurut MenkopUKM, sektor pariwisata adalah sektor paling terdampak akibat pandemi Covid-19. Data BPS Triwulan II tahun 2020, menunjukan bahwa hanya sektor pertanian, informasi&komunikasi, dan pengadaan air yang tumbuh selama pandemi, sedangkan akomodasi dan Mamin (kuliner) dimana banyak terdapat di sektor parwisata tumbuh minus 22,31%.

"Kemarin saya berkesempatan langsung menyapa dan berdiskusi langsung dengan pedagang souvenir di Danau Toba, betul dengan adanya pandemi ini pendapatan mereka berkurang cukup drastis, dan yang mereka butuhkan adalah pelatihan dan pendampingan untuk pengembangan produk karena produk yang dijual sebagian besar justru berasal dari pulau Jawa " jelas Teten.

Untuk itu lanjut Menteri Teten, dalam rangka percepatan pemulihan ekonomi KemenkopUKM menggelar pelatihan pariwisata, dimana Pelatihan diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian di daerah penyangga destinasi wisata Danau Toba, meliputi Kab. Simalungun, Kab. Toba, Kab. Samosir, dan Kab. Pematang Siantar.

"Diharapkan Pariwisata kembali aktif, pemasok kebutuhan hotel bergairah kembali, seperti hasil pertanian, peternakan, perikanan dan amenities " harap Teten.

Selain pelatihan, tambah MenkopUKM, juga ada beberapa upaya Kementerian Koperasi dan UKM dalam percepatan PEN dan mempersiapkan UMKM menghadapi era new normal yaitu, Sinergi dengan K/L lain. Misalnya Pengembangan Koperasi Pangan Melalui Optimalisasi Perhutanan Sosial (Perhutanan Sosial 12,7 juta hektar sekarang sudah dibagikan ada 4 juta hektar). Juga Gerakan Belanja di Warung Tetangga. Kolaborasi Kementerian Koperasi dan UKM dengan 9 BUMN Klaster Pangan, BULOG, dan PTPN. Target sampai dengan akhir tahun 2020 sebesar 15 ribu warung.

Selain itu, ada juga Laman Khusus UMKM pada e-katalog LKPP. Melibatkan UMKM dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah. Jumlah pelaku UMKM dalam Pengadaan Pemerintah Secara Elektronik mencapai 1.237 penyedia dengan potensi total nilai paket pengadaan pemerintah bagi pelaku usaha kecil sebesar Rp310 Triliun.

Menurut MenkopUKM, di tengah pandemi terbukti transaksi online meningkat. Saat ini baru 13% dari total 63 juta pelaku UMKM yang telah masuk ke dalam ekosistem digital. Berdasarkan data Kominfo, per 31 Juli 2020, tercapai penambahan 1.415.602 unit UMKM,

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya