Jadi, Hariyanto menegaskan bahwa insentif dan kompensasi akan diberikan supaya pelaku usaha di industri fossil fuel mau beralih ke energi baru terbarukan.
Baca Juga: Erick Thohir dan Menlu ke UEA Bahas Vaksin hingga Energi
Sementara itu, Ketua Asosiasi Produsen Listrik Swasta Indonesia Arthur Simatupang mengatakan, Perpres EBTKE diyakini bisa menarik investor untuk masuk ke sektor energi baru dan terbarukan.
“Saat ini, sejumlah pelaku usaha sudah mulai tertarik untuk switching ke EBTKE, pertama karena sudah ada regulasi dan juga biaya yang terus turun dalam lima tahun terakhir,” ujar Arthur. (feb)
(Rani Hardjanti)