Copot Bos BUMN, Erick Thohir Sebut Suap Tak Bisa Ditoleransi

Suparjo Ramalan, Jurnalis
Jum'at 28 Agustus 2020 09:43 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Okezone.com/Kementerian BUMN)
Share :

Pertama, surat edaran mengenai larangan pemberian dan membawa hadiah pada rapat-rapat di perusahaan BUMN. Kedua mengenai tak ada tender penunjukan langsung BUMN pada proyek-proyek tertentu. Ketiga, direksi harus melaksanakan Standar Manajemen Mutu ISO 37001:2016 tentang Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP).

Baca juga: Jumlah BUMN Dipangkas Jadi 40 Perusahaan, Jadi Pak Erick Thohir?

"Kami memastikan agar tidak ada tender penunjukan secara langsung, kalau BUMN nggak punya kapabilitas apalagi hanya trading itu enggak boleh," ujar Erick.

Erick pun mengaku sudah menggandeng dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) penerapan manajemen anti-suap di BUMN. Karena menurut catatannya, baru ada 53% perusahaan BUMN yang baru menjalankan ISO 37001.

"Saya mau targetka semua direksi (perusahaan BUMN) harus melakukan ISO 37001 itu. kalau enggak delivered itu bagian dari KPI dan mereka harus bertanggung jawab atas (rela dicopot)," kata dia.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya