5. Tidak Sabaran
Di sini diambil contoh untuk bisnis properti. Bisnis properti adalah jangka panjang yang tidak ujug-ujug selalu cepat kasih keuntungan. Nikmati setiap proses di dalamnya. Cepat lambatnya keuntungan itu terjadi karena banyak faktor.
Bila sudah bekerja keras saja masih harus sabar menunggu untung datang, apalagi yang kerjanya baru sedikit alias baru rencana saja. Harus lebih banyak bersabar. Namun, tetap kembangkan terus potensi diri dan melihat dengan kacamata yang lebih luas terhadap segala sesuatu yang berhubungan dengan usaha properti.
6. Terlalu Banyak Cari Informasi
Informasi yang berlebihan mengenai suatu usaha dapat mengaburkan analisis sesuai kenyataan di lapangan. Pegang erat analisis tersebut dengan tidak mengesampingkan informasi lain dari luar (in between).
(Feby Novalius)