JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat 28 Agustus 2020 ditutup melemah. Namun, dalam sepekan IHSG masih membukukan nilai positif.
Bahkan rata-rata volume transaksi harian dalam sepekan mengalami peningkatan tertinggi. Sementara itu, Kapitalisasi pasar selama sepekan juga mengalami peningkatan.
Oleh sebab itu, Okezone merangkum fakta-fakta mengenai IHSG dalam sepekan. Jakarta, Minggu (30/8/2020), berikut fakta-faktanya:
Baca juga: IHSG Sepekan Melesat 1,4% ke 5.346
1. Ditutup Melemah Jelang Akhir Pekan
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tak mampu menguat menjelang akhir pekan ini. IHSG ditutup turun 24,81 poin atau 0,46% ke 5.346,66 atau 5.347.
Pada akhir perdagangan Jumat 28 Agustus 2020, terdapat 189 saham menguat, 238 saham melemah dan 173 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp7,78 triliun dari 13,75 miliar lembar saham yang diperdagangkan.
Baca juga: Jelang Akhir Pekan, IHSG Merosot 0,46% ke 5.347
2. Ditutup Lesu, IHSG Masih Positif Dalam Sepekan
Selama sepekan pada periode 24–28Agustus 2020, IHSG mengalami kenaikan sebesar 1,4% pada level 5.346,66. Besaran tersebut dibandingkan pekan lalu di level 5.272,81.
3. Volume Transaksi Harian Dalam Sepekan Naik Tinggi
Peningkatan tertinggi pekan ini terjadi pada rata-rata volume transaksi harian bursa sebesar 26,64% menjadi 15,085 miliar saham dari pekan lalu sebesar 11,912 miliar saham. Kemudian diikuti dengan kenaikan 15,56 persen dari rata-rata frekuensi transaksi harian menjadi 792,960 ribu kali transaksi dari 686,170 ribu kali transaksi pada penutupan pekan lalu.
4. Nilai Transaksi Harian Naik 3,58%
Peningkatan juga dialami oleh rata-rata nilai transaksi harian pasar di bursa sebesar 3,58 persen menjadi Rp9,432 triliun dari Rp9,106 triliun pada pekan sebelumnya.
5. Kapitalisasi Meningkat
Kapitalisasi pasar bursa selama sepekan juga turut meningkat sebesar 1,41% menjadi Rp6.199,053 triliun dari Rp6.112,631 triliun pada pekan lalu.
6. Nilai Jual Bersi Bertambah
Investor asing pada perdagangan jelang akhir pekan mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp1,133triliun. Sedangkan sepanjang tahun 2020 mencatatkan jual bersihsebesar Rp26,082 triliun.
(Fakhri Rezy)