Baca juga: Neraca Dagang Surplus, Sinyal Ekonomi Indonesia Menguat?
"Sementara harga batubara acuan Australia alami penurunan 27,7% sejak awal tahun (year-to-date). Harga kelapa sawit anjlok 6,1% dalam rentang waktu yang sama," katanya
Dia pun menambahkan beberapa negara yang alami lonjakan kasus mulai lakukan lockdown atau pengetatan mobilitas penduduk. Ini mempengaruhi ekspor non-migas seperti alas kaki turun 17% dibanding juli dan logam mulia, perhiasan anjlok 16,6%.
"Terganggunya rantai pasok selama masa pandemi masih berdampak luas terhadap aktivitas perdagangan. delay atau pengiriman barang yang terlambat akhirnya membuat pelaku usaha domestik menurunkan kapasitas produksinya," jelasnya.
(Fakhri Rezy)