Kekhawatiran atas kenaikan kasus virus corona menekan Wall Street setelah Inggris dilaporkan mempertimbangkan lockdown untuk menghentikan peningkatan infeksi.
Ilmuwan terkemuka pemerintah Inggris mengatakan bahwa tanpa tindakan lebih lanjut, tingkat infeksi negara itu bisa mencapai 50.000 kasus per hari.
Di Wall Street, saham yang akan terpukul paling parah dari kebijakan lockdown adalah saham Carnival Corp turun 6,7%. Southwest Airlines dan Delta Air Lines masing-masing turun 5,8% dan 9,2%.
“Ini adalah masalah kesehatan dan kami masih belum membuat kemajuan apa pun,” kata Brad Kinkelaar, manajer portofolio global di Barrow Hanley.
“Kami masih belum memiliki vaksin yang jelas, masih belum ada obatnya dan kami masih mencari cara untuk mengatasi krisis ini,"
(Dani Jumadil Akhir)