JAKARTA - Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Dody Budi Waluyo mengatakan bahwa sejauh ini, sistem stabilitas keuangan (SSK) masih terjaga meski pandemi Covid-19 masih berlangsung.
Namun, dia menggarisbawahi bahwa ketidakpastian masih cukup tinggi meski beberapa indikator ekonomi mulai menunjukkan perbaikan.
Baca juga: PSBB Jakarta, Begini Hitung-hitungan BI soal Ekonomi Indonesia
"Kita harus tetap mewaspadai risiko penularan Covid-19 terhadap stabilitas sistem keuangan," ujar Dody dalam webinar Kick Off West Java Economic Society 2020 di Jakarta, Rabu (23/9/2020).
Sambung dia, saat ini rasio kecukupan modal masih terjaga, diikuti dengan rasio non performing loan yang masih relatif rendah.
Baca juga: PSBB Jakarta, Begini Hitung-hitungan BI soal Ekonomi Indonesia
"Meski demikian, masih ada tantangan dari sisi penyaluran kredit yang masih minim. Hal ini karena rendahnya demand domestik akibat sektor korporasi dan rumah tangga yang melambat, ditambah kehati-hatian industri perbankan," jelas Dody.
Dia mengatakan, ada beberapa sinyal positif di beberapa indikator pertumbuhan ekonomi yang harus dijaga.
"Kita masih harus bekerja keras untuk memastikan agar sinyal positif terus terjaga dan kesiap siagaan kita harus terus dipelihara agar tidak menimbulkan risiko lebih lanjut di seluruh sektor terkait," pungkas Dody.
(Fakhri Rezy)