Adapun, perekonomian akan mulai memasuki masa pemulihan di 2021, dengan asumsi kurva infeksi Covid-19 sudah menunjukkan perlambatan disertai adanya prospek penemuan dan produksi vaksin sehingga masalah pandemi ini bisa cepat teratasi.
"Kami memperkirakan ekonomi dapat tumbuh 4,4% di tahun 2021,"jelasnya.
Dia menambahkan pembatasan sosial dan kekhawatiran konsumen atas penyebaran Covid-19 telah menekan usaha ritel dan jasa makanan dan minuman.
"Sejumlah daerah memperpanjang masa PSBB transisi sementara DKI Jakarta dengan kenaikan kasus per hari Covid-19 kembali menerapkan PSBB II, meski dalam skala yang lebih," jelasnya
(Feby Novalius)