Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BI Yakin Ekonomi Indonesia Bisa Tumbuh 5,7% di 2026 Ditopang Kebijakan Pemerintah

Iqbal Dwi Purnama , Jurnalis-Rabu, 21 Januari 2026 |17:24 WIB
BI Yakin Ekonomi Indonesia Bisa Tumbuh 5,7% di 2026 Ditopang Kebijakan Pemerintah
BI Yakin Ekonomi Indonesia Bisa Tumbuh 5,7% di 2026 Ditopang Kebijakan Pemerintah (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia di kisaran 4,9 persen hingga 5,7 persen pada 2026. Pertumbuhan ekonomi ini ditopang oleh penguatan permintaan domestik serta berlanjutnya berbagai kebijakan stimulus pemerintah.

Gubernur BI Perry Warjiyo menyampaikan bahwa di tengah perlambatan ekonomi global dan meningkatnya ketidakpastian pasar keuangan, Indonesia tetap memiliki peluang untuk mencatatkan pertumbuhan yang lebih tinggi dengan memperkuat daya tahan ekonomi domestik.

"Pada tahun 2026 pertumbuhan ekonomi diperkirakan akan meningkat dalam kisaran 4,9 sampai dengan 5,7 persen, ditopang oleh kenaikan permintaan domestik sejalan dengan berbagai kebijakan pemerintah dan berlanjutnya dampak positif dari bauran kebijakan Indonesia untuk mendorong pertumbuhan ekonomi," ujarnya dalam Rapat Dewan Gubernur BI, Rabu (21/1/2026).

Sementara untuk tahun 2025, BI memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di kisaran 4,7 persen hingga 5,5 persen. Sedangkan pada triwulan IV 2025, pertumbuhan ekonomi diperkirakan lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya, didorong oleh kenaikan permintaan domestik, membaiknya keyakinan pelaku usaha, serta peningkatan stimulus fiskal pemerintah.

Memasuki 2026, BI menilai pertumbuhan ekonomi akan semakin kuat sejalan dengan penguatan konsumsi rumah tangga dan peningkatan investasi. Efektivitas berbagai program stimulus pemerintah dinilai perlu terus diperkuat untuk mendorong penyerapan tenaga kerja dan meningkatkan daya beli masyarakat.

"Investasi juga diperkirakan lebih tinggi ditopang oleh berlanjutnya program-program prioritas pemerintah termasuk hilirisasi sumber daya alam sehingga diharapkan makin dapat meningkatkan produktivitas dan kapasitas perekonomian," kata Perry.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement