Daftar 16 Negara yang Ekonominya Minus, India Paling Parah

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis
Kamis 24 September 2020 16:41 WIB
Grafik Ekonomi (Foto: Ilustrasi Shutterstock)
Share :

JAKARTA - Ekonomi Indonesia dalam bayang-bayang resesi pada kuartal III-2020. Diprediksi ekonomi Indonesia kuartal III-2020 minus 2,9%.

Jika melihat lebih jauh lagi, ekonomi Indonesia akan resesi karena pada kuartal II-2020, ekonomi Indonesia minus 5,32%. Pengertian resesi adalah pertumbuhan ekonomi dua kuartal berturut-turut mengalami minus.

Baca Juga: Indonesia Terancam Resesi, Biasanya Orang Selalu Tahan Duit

Meski ekonomi Indonesia minus 5,32% pada kuartal II-2020, kontraksi ekonomi Indonesia yang disebabkan Covid-19 tidak lah begitu parah jika dibandingkan negara lain. Apalagi pada kuartal I-2020, ekonomi Indonesia masih tumbuh positif 2,97% 

Meski minus, ekonomi Indonesia kuartal II-2020 masih lebih baik dibanding Malaysia dan Singapura. Kedua negara tersebut bahkan sudah mengalami resesi.

Baca Juga: Industri Manufaktur Bisa Bangkit di Tengah Krisis

Mengutip data Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis (24/9/2020), dari 16 negara, hanya China yang ekonominya tumbuh positif pada kuartal II-2020 sebesar 3,2%. Sementara pada kuartal I-2020, ekonomi China minus 6,8%. 

Berikut pertumbuhan ekonomi 16 negara pada kuartal II-2020 berdasarkan peringkat ekonomi positif hingga minus yang paling parah.

1. China

Ekonomi tumbuh positif 3,2% 

2. Korea Selatan

Ekonomi minus 2,9%

3. Indonesia 

Ekonomi minus 5,32%

4. Hong Kong

Ekonomi minus 9,0%

5. Amerika

Ekonomi minus 9,5%

6. Jepang

Ekonomi minus 9,9%

7. Jerman

Ekonomi minus 11,7%

8. Thailand

Ekonomi minus 12,2%

9. Singapura

Ekonomi minus 12,6%

10. Uni Eropa

Ekonomi minus 15% 

11. Filipina

Ekonomi minus 16,5%

12. Malaysia

Ekonomi minus 17,1%

13. Meksiko

Ekonomi minus 18,9%

14. Prancis

Ekonomi minus 19%

15. Inggris

Ekonomi minus 21,7%

16. India

Ekonomi minus 23,9%

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya