NEW YORK - Mata uang dolar Amerika Serikat (AS) terapresiasi pada akhir perdagangan Jumat (25/9/2020) waktu setempat. Penguatan dolar mengambil momentum akan lemahnya mata uang Eropa, euro.
Melansir Xinhua, Jakarta, Sabtu (26/9/2020), dolar terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya naik 0,3% menjadi 94,6429.
Baca juga: Dolar Makin Perkasa Imbas Kekhawatiran Investor Akan Virus Corona
"Menyusul kinerja buruk sejak awal Juni dan karena momentum telah hilang selama beberapa pekan terakhir, ada potensi untuk beberapa pemulihan greenback," kata analis di Commerzbank Research dalam sebuah catatan pada hari Jumat.