"Pertamina saat ini memiliki program refinery development program (RDMP) atau moderenisasi kilang existing serta grass root refinary (GSS) atau pembangunan kilang baru," katanya.
Dia menambahkan dengan bertambahnya kapasitas pengolahan diharapkan akan mempengaruhi harga jual BBM di dalam negeri lebih rendah.
"Kita harapkan setelah pembangunan ini harga dari crude yang diolah dapat kita tekan yang ujung-ujungnya akan berpengaruh terhadap harga pokok produksi, dengan demikian kita harapkan harga BBM akan makin kompetitif, makin affordable bagi masyarakat Indonesia," pungkasnya.
(Fakhri Rezy)