“Kemudian masyarakat, tokoh agama, daerah, kecamatan, RT/RW 5,6 (juta orang), 11 juta. Tokoh pendidik, tenaga pendidik, mulai PAUD, TK, SD, SMP, SMA, perguruan tinggi 4,3 juta (orang), aparatur sebesar 2,3 (juta) dan penerima BPJS bantuan iuran 86 (juta), subtotal 102 (juta) dan masyarakat yang usianya antara 19 sampai 59 (berjumlah) 57 juta, sehingga total 160 juta,” ujarnya.
Dia menyatakan, untuk tahu 2021 ketersediaan vaksin sudah diamankan untuk 135 juta orang dengan jumlah dosis sebanyak 270 juta, sisanya akan diupayakan hingga tahun 2022.
“Dalam perencanaan untuk tahun 2021 itu sudah aman untuk kebutuhan 135 juta orang. Jumlah vaksin sekitar 270 juta untuk 2021. Sisanya nanti terus didorong untuk 2022,” kata dia.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)