JAKARTA - Kartu kredit jadi salah satu alat transaksi yang mudah digunakan dan memiliki banyak penawaran menggiurkan bagi penggunannya. Hanya saja ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat menggunakan kartu kredit.
Jika tidak bijak dalam menggunakan kartu kredit bisa menjadi boomerang pada keuangan.
Perencana Keuangan Eko Endarto mengatakan, orang menganggap kartu kredit adalah tempat berutang, karena kemudahannya orang-orang yang justru kewalahan saat harus membayar tagihan.
Baca Juga: Begini Cara Mengatur Keuangan saat Indonesia Resesi
"Kesalahan dalam menggunakan kartu kredit biasanya banyak dilakukan oleh pemegang kartu kredit pemula," ujar Eko, di Jakarta, Selasa (13/10/2020).
Dia melanjutkan ada banyak cara agar pemakaian kartu kredit tidak membengkak. Di antaranya adalah, pilih kartu kredit yang sesuai dengan kebutuhan.
"Jadi kalau menggunakan kartu kredit sebagai alat pembayaran maka pilihlah kartu kredit yang menawarkan banyak diskon dan cashback belanja," katanya.
Dia melanjutkan, jangan terlalu memiliki banyak kartu kredit. Pasalnya, semakin banyak mempunyai kartu kredit maka semakin besar biaya yang harus dikeluarkan.
Baca Juga: Mengelola Keuangan Bisa Sontek Strategi Orang-Orang Kaya di Dunia
"Setiap kartu kredit biasanya mempunya biaya administrasi tahunan, biaya keterlambatan, biaya cetak tagihan dan lain-lain," jelasnya.
Sambung dia, sesuaikan limit kartu kredit dengan penghasilan. Pada umumnya, kartu kredit akan memberikan limit dua sampai tiga kali lipat gaji.