Dia juga menceritakan ada salah satu pekerja atau pegawai yang positif virus corona di salah satu proyek pembangunan jalan tol di Palembang, Sumatera Selatan. Pengerjaan pun harus berhenti sementara.
"Lalu ketika sudah sembuh maka pekerjaan pembangunan akan tetap dilanjutkan kembali. Kami juga setiap dua minggu sekali pekerja atau pegawai akan dilakukan rapid tes atau swab tes," jelas dia.
Dia juga menambahkan, selama pandemi memang ada pengurangan pekerja, karena ada penurunan produktivitas sampai 30%. Namun BPJT tetap melakukan mekanisme seperti melakukan studi, lalu ada yang dilelang terus kemudian dan mulai konstruksi pengadaan lahan jalan tol.
"Maka itu tetap ada kegiatan ekonomi tetap ada. Tapi mungkin konsumsi atau nilai-nilai produktivitasnya mungkin bisa turun sampai 30% dan saling berhadapan dengan situasi dunia sekarang," tuturnya.
(Feby Novalius)