Usaha Abah Ubed pun semakin berkembang, bahkan di tengah pandemi Covid-19, omzet usahanya mencapai lebih dari Rp100 juta per bulan. Terlebih dia dikenal sebagai sosok yang menjaga kualitas produknya seperti tidak sembarang menerima bahan baku ikan lele dari pembudidaya yang belum mengantongi sertifikat cara budidaya ikan yang baik (CBIB).
Sementara itu, Dirjen PDSPKP Artati Widiarti menilai, inovasi BBP3KP dan kegigihan Abah Ubed dalam merintis usaha bisa menjadi inspirasi, terutama generasi milenial. Dia pun menyebut peluang usaha pengolahan ikan masih sangat terbuka luas, apalagi jika dipadukan dengan semangat inovatif.
"Ikan lele diolah dalam bentuk krakers abon adalah inovasi dan bisa menjadi cara baru untuk mengenalkan ikan kepada anak-anak," kata Artati.